Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada kita dengan segala Sunnah/haditsnya, diberbagai pelosok dunia Umat Islam adalah yang mengakui Nabi Muhammad Sebagai Nabi Akhir zaman, sifat kenabian Muhammad SAW adalah sesuatu yang wajib diikuti umatnya sebagai Rasulullah panutan dengan segala sikap terpujinya melahirkan penterjemahan atas sikap Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan beliau sehari hari, terlebih secara fisik nabi Muhammad tidak diperkenankan digambar secara visualitas.
Ketokohan dimasyarakat Indonesia memang dilandasi oleh nilai keagamaan yang sangat kental dengan kelompok /komunitas keagamaan, Nahdhatul Ulama, Muhammadiyah, Pesantren sering menjadi standar figur bagi tokoh tokoh yang dibanggakan masyarakat. KH Abdullah Gymnastiar, Arifin Ilham, Abdurrahman Wahid, Amien Rais, Buya Hamka, para Habaib dan yanglainnya sering merepresentasi diri dengan semangat ke-Islaman yang dibawa dengan berbeda latarbelakang dan persepsi. dilapisan Grass root masyarakat terlanjur mempercaya seseorang dari figurnya menimbulkan clash(benturan) antar pengikut
Yang menjadi pertanyaan adalah sikap hidup nabi Muhammad SAW yang menjadi panutan, apakah benar benar telah menjadi landasan cara berfikir seorang tokoh panutan karena diikuti banyak orang??
